Kamis, 10 Februari 2011

Rahasia di Balik Valentine Day......

Lagi - lagi tanggal 14 Februari dielu-ulakan oleh para remaja sebagai hari hari kasih sayang dan mereka menyebutnya sebagai hari valentine. Ironisnya  para remaja islam pun tak mau ketinggalan untuk mengadakan perayaan pada tanggal 14 Februari tersebut. Tapi mereka tau ga ya arti dari perayaan itu yang sebenarnya??? menurut mereka hari itu adalah hari kasih sayang sedunia, so...apa salah nya buat mengungkapkan rasa sayang kepada orang yang disayangi dengan cara apa pun. Anehnya kenapa cuma hari itu saja rasa sayang itu diungkapkan???apa bedanya sech tanggal 14 Februari yang disebut sebagai hari kasih sayang itu dengan hari - hari lainnya.
Tapi apakah kita sadar bahwa sebenarnya buat bangsa Romawi tanggal 14 Februari itu mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidupan mereka. Menurut sumber yang pernah saya baca konon, pada tanggal tersebut seorang pendeta dari bangsa Romawi yang bernama Valentinus rela mengorbankan nyawanya ditiang pancungan demi sebuah kata kasih sayang. Soalnya dikala itu Kaisar penguasa Roma melarang para pemuda untuk menikah karena harus ikut bergabung dalam pasukan militer kerajaan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Oleh karenanya St.Valentinus sebagai pendeta yang memberikan pemberkatan pada setiap pernikahan menolak untuk melaksanakannya.

Secara diam - diam St.Valentinus tetap melaksanakan tugasnya, menyatukan pasangan yang tengah jatuh cinta dibawah ikatan pernikahan. Namun sayang, aksi ini akhirnya diketahui kaisar yang kemudian memberikan peringatan kepada St.Valentinus. Tapi sang pendeta tak menggubris peringatan tersebut, hingga pada akhirnya pendeta tersebut ditangkap dan dipenjarakan.

St.Valentinus bukannya dihina oleh orang - orang malah mendukung aksinya itu. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia ditahan. Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St. Valentinus. Tak jarang mereka berbicara lama sekali. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia setuju bahwa St. Valentinus telah melakukan hal yang benar.

St.Valentinus diajatuhi hukuman pancung yang dieksekusikan pada tanggal 14 Februari. Sebelum dieksekusi Valentinus menyempatkan diri membuat surat yang mengungkapkan rasa cintanya kepada putri sipir penjara yang sering mengunjungi nya.

Berdasarkan kejadian itu lah bangsa  Romawi menjadikan tanggal 14 Februari sebagai hari kasih sayang yang dirayakan setiap tahunnya sekaligus sebagai peringatan kematian sang pendeta demi menyatukan pasangan yang mempunyai cinta dan kasih sayang.

Lalu bagaimana dengan kita masyarakat muslim???apakah kita harus ikut dengan bangsa Romawi itu untuk merayakan valentine day  juga??? dan itu artinya secara ga langusung ikut memperingati hari kematian pendeta Valentinus, dan berarti juga ikut dengan golongan (agama) mereka. Karena Rasulullah pernah bersabda: "Barang siapa yang mengikuti suatu kaum(agama), maka dia termasuk kaum(agama) itu".

Setelah mengetahui asal - usul valentine day itu, atas dasar apa lagi kita untuk tetap merayakan tanggal 14 Februari sebagai hari kasih sayang? apa karna takut dicap sebagai remaja katro, ga gaul???? hufff.... !! G BANGET...........!!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar